Serunya Perjusa Kelas 7 SMP Strada Santa Maria 1

   Kegiatan perjusa ini dilaksanakan di sekolah SMP Strada Santa Maria 1, tepatnya pada hari Jumat (23/2/2024) pada pukul 15.00 WIB sampai dengan hari Sabtu (24/2/2024) pukul  10.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 7 SMP Strada Santa Maria 1, beberapa kakak pendamping kelas 9, dan juga beberapa bapak/ibu guru

Sebagai awal untuk membuka kegiata perjusa, para siswa-siswi berkumpul di lapangan bola voli dan melaksanakan apel pembukaan perjusa. Setelah apel pembukaan selesai, para kakak pendamping memperkenalkan diri masing-masing dan melakukan ice breaking. Lalu seluruh siswa-siswi kelas 7 diperbolehkan untuk istirahat dan menyiapkan regu masing-masing sebelum memulai lomba pramuka yang terdiri dari enam pos.

  

Lomba akan dilaksanakan di Lapangan Ahmad Yani, yang mana letaknya tidak jauh dari sekolah SMP Strada Santa Maria 1. Para siswa-siswi menuju ke lapangan dengan berjalan kaki sambil didampingi oleh bapak/ibu guru. Lomba pramuka ini terdiri dari semaphore, morse, Peraturan Baris Berbaris (PBB), lagu, yel-yel, dan juga Kemampuan Indera Manusia (KIM).

Setelah semua regu sudah selesai melewati semua post yang ada, mereka berkumpul dan kembali ke sekolah SMP Strada Santa Maria 1 bersama dengan bapak/ibu guru. Para siswa-siswi diizinkan untuk beristirahat sebelum memulai kegiatan api unggun. Beberapa siswa-siswi yang ditunjuk untuk menjadi petugas dalam menyalakan api unggun berlatih selama istirahat.

Setelah waktu istirahat berakhir, seluruh siswa-siswi berkumpul di lapangan bola voli dan saling bergandengan tangan melingkari kayu yang akan digunakan untuk api unggun. Sebelum api unggun dinyalakan, semua lampu yang ada dimatikan sehingga api dapat terlihat dengan jelas. Terlihat raut wajah bahagia dari para siswa-siswi saat api unggun sudah menyala. Mereka bersorak gembira, bertepuk tangan, dan juga bernyanyi dengan bergandengan tangan sambil mengelilingi api unggun. Keseruan dari penyalaan api unggun tidak sampai disitu saja. Setiap kelas menampilkan penampilan yang berbeda-beda, mulai dari bernyanyi, flashmob, hingga dance, sehingga suasana semakin hangat dan menyenangkan.

  

Setelah setiap kelas sudah menampilkan penampilan dan api unggun sudah padam, para siswa-siswi berbaris di lapangan sesuai dengan urutan kelas dan regu masing-masing lalu duduk bersila. Bu Yeni membacakan sebuah kisah tentang seorang anak laki-laki dan ibunya yang hanya memiliki satu mata. Kisah tersebut sangat menyentuh hati sehingga banyak siswa-siswi kelas 7 yang menangis. Setelah membacakan kisah tersebut, bu Yeni berpesan kepada seluruh siswa-siswi kelas 7. “Nanti saat kalian sudah pulang dan sampai rumah, peluk mama dan bilang i love you so much ma”, ungkap bu Yeni. Pesan tersebut sangat bermakna dan seluruh siswa-siswi berjanji untuk melaksanakan pesan tersebut.

Kegiatan selanjutnya merupakan hal yang paling ditakuti siswa-siswi, yaitu jurit malam. Setiap regu berbaris dengan kedua mata ditutup oleh dasi pramuka serta saling memegang pundak. Pimpinan regu berada di paling depan untuk mengarahkan seluruh anggota regu dan kedua matanya tidak ditutup oleh dasi pramuka. Secara bergilir, satu per satu regu melewati rute yang ditentukan dimulai dari kantin, TK Strada Santa Maria, SD Strada Santa Maria, dan kembali lagi ke SMP Strada Santa Maria 1 melewati kantin. Keadaan pada saat melewati rute tersebut cukup gelap dan kakak pendamping kelas 9 serta bapak/ibu guru menakut-nakuti para siswa-siswi.

Setelah jurit malam selesai, para siswa-siswi diberikan waktu untuk mengganti pakaian, mandi, dan juga makan. Pada pukul 02.00 WIB, semua lampu dimatikan dan seluruh siswa-siswi diwajibkan untuk tidur. Keesokan harinya, pada pukul 05.30 WIB lampu dinyalakan dan para siswa-siswi diberikan waktu untuk bersiap-siap sebelum sarapan bersama. Sekitar pukul 06.00 WIB, para siswa-siswi berkumpul di lapangan bola voli dan makan bersama makanan yang telah diberikan. Setelah selesai makan para siswa-siswi diberikan waktu untuk mempersiapkan diri sebelum kegiatan outbond akan dimulai.

  

Kegiatan outbond terdiri dari estefet sarung, estafet stik tanpa menggunakan tangan, estafet koran, bermain darts, dan pesan berantai. Para siswa-siswi melakukan kegiatan outbond sambal didampingi oleh kakak pendamping kelas 9 dan juga bapak/ibu guru. Kegiatan outbond ini berjalan dengan sangat lancar dan juga seru. Dalam kegiatan ini dibutuhkan kekompakan dan kreatifitas di dalam sebuah regu untuk memenangkan setiap pos. Setelah kegiatan outbond selesai, para siswa-siswi kelas 7 diberikan waktu untuk membereskan barang-barang dan juga menyiapkan diri untuk melaksanakan apel penutupan perjusa.

Para siswa-siswi kelas 7 mulai berbaris di lapangan bola voli dan memulai apel penutupan perjusa. Setelah kegiatan Apel penutupan sudah selesai, dilanjutkan oleh amanat dan kata-kata penutup yang disampaikan oleh ibu Eliza Marhamah Sitanggang M.P.d, selaku kepala sekolah SMP Strada Santa Maria 1. Setelah kata-kata penutup sudah disampaikan dilanjutkan dengan kegiatan yang sudah dinantikan oleh para siswa-siswi kelas 7 dari kemarin yaitu pengumuman pemenang lomba. Pemenang lomba dibagi menjadi dua yaitu regu laki-laki yang terdiri dari juara pertama, kedua, dan ketiga, serta regu perempuan yang terdiri dari juara pertama, kedua, dan juga ketiga. Saat pengumuman, siswa-siswi kelas 7 bersorak dan bertepuk tangan untuk setiap regu yang menang dan para Pinru dari regu yang menang akan maju ke depan lapangan untuk mengambil hadiah yang akan dibagikan ke seluruh anggota regu.

Setelah semua kegiatan selesai para siswa-siswi kelas 7 dan juga kakak pendamping kelas 9 diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan Perjusa ini sangat seru dan menyenangkan. Dari kegiatan ini seluruh siswa-siswi kelas 7 belajar betapa pentingnya kekompakan dalam suatu regu, kreativitas, kepedulian terhadap sesama, ketekunan, kasih sayang, dan juga masih banyak hal lainnya yang membuat para siswa-siswi menjadi semakin berkembang. Tentu kegiatan Perjusa ini akan menjadi salah satu memori indah yang tidak akan dilupakan oleh siswa-siswi kelas 7.

 

Sebarkan artikel ini