HARI PANGAN SEDUNIA SMP STRADA SANTA MARIA 1
Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober dan Hari Pangan Sedunia pastinya memiliki cerita atau sejarah berikut sejarahnya. Peringatan Hari Pangan Sedunia bermula dari Konferensi FAO ke 20, bulan November 1976 di Roma yang memutuskan untuk dicetuskannya resolusi No. 179 mengenai World Food Day.
SMP Strada Santa Maria 1 Tangerang merupakan Sekolah Katolik yang mengedepankan pembentukan karakter, salah satunya melalui pengenalan berbagai kegiatan khusus yang bertujuan untuk menumbuhkan iman anak, menumbuhkan rasa kepedulian terhadap masakan pangan lokal dan sehat.

Sesuai tema Hari Pangan Sedunia KAJ yaitu “Dalam rangka menyambut HPS tahun 2023, Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengangkat tema “Solidaritas Pangan Sehat untuk Generasi Bebas Stunting” yang bertujuan menumbuhkembangkan kepedulian anak didik terhadap anugerah makanan serta menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan makan makanan sehat dan tidak membuang – buang makanan dan mencegah adanya kelaparan dan krisis pangan dapat mengancam status kesehatan masyarakat.
Aksi yang dilakukan oleh SMP Strada Santa Maria 1 Tangerang adalah makan makanan sehat di lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian akan masakan pangan lokal. Hari Senin tanggal 30 Oktober 2023 merayakan Hari Pangan Sedunia dengan penuh semangat dan kegembiraan. Sejak pagi hari suasana di SMP Strada Santa Maria 1 sudah terasa berbeda. Para Siswa dan guru tampil dengan pakaian daerah sesuai dress code untuk merayakan Hari Pangan Sedunia dengan meriah.

Untuk mewujudkan aksi Hari Pangan Sedunia di atas pada hari Senin 30 Oktober 2023, Siswa-siswa SMP Strada Santa Maria 1 melakukan kegiatan sebagai berikut :
- Mengadakan ibadat penutupan ibadat Rosario yang dipimpin bapak Paulus Sabdana sebagai ucapan syukur kami atas anugerah pangan sampai saat ini sekaligus penutupan Bulan Rosario.
- Puncak acara Hari Pangan Sedunia dimulai pukul 07.00 WIB dengan arak-arakan aneka jenis kue tradisional yang dibawa oleh perwakilan kelas menuju meja depan. Kegiatan makan makanan sehat berupa makan-makanan tradisional yang dilaksanakan dalam lingkungan sekolah oleh warga sekolah kelas 7, 8 dan 9 serta seluruh guru dan karyawan.
- Melestarikan Budaya makanan tradisional dan bahasa daerah adalah salah satu bentuk keragaman budaya untuk mewujudkan generasi bebas stunting.
Adapun jenis olahan pangan lokal sehat yang disiapkan berupa kue tradisional oleh masing-masing kelas yaitu
- Kelas 7A berupa Kue Pukis
- Kelas 7B berupa Kue Cucur
- Kelas 7C berupa Kue Lapis
- Kelas 7D berupa Kue Bugis
- Kelas 8A berupa Kue Mangkok
- Kelas 8B berupa Kue Gethuk
- Kelas 8C berupa Kue Talam
- Kelas 8D berupa Kue Ombus-Ombus
- Kelas 9A berupa Kue Onde-Onde
- Kelas 9B berupa Kue Ku
- Kelas 9C berupa Kue Lumpur
- Kelas 9D berupa Kue Lapet
Setelah acara Ibadat Rosario selesai seluruh siswa mengakhiri acara Hari Pangan Sedunia, dengan menikmati aneka jenis kue tradisional yang telah disiapkan oleh masing-masing kelas di lapangan dengan suasana gembira.
Selain itu, ketika perayaan Hari pangan sedunia anak-anak juga makan bersama dengan menu makanan sehat (Nasi, sayur, lauk) lengkap dengan buah dan susu.

Recent Comments