Tangerang, Januari 2022

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Strada Santa Maria 1 sudah dilaksanakan sejak tanggal 27 September 2021 yang lalu. Pada saat itu, pelaksanaan PTM dilaksanakan dengan jumlah peserta didik yang terbatas untuk belajar secara tatap muka di sekolah. Kegiatan PTMT saat itu dilaksanakan dengan tujuan mempersiapkan para peserta didik untuk kembali datang ke sekolah dan belajar secara tatap muka sesuai rencana pemerintah yang akan mengadakan pembelajaran tatap muka 100% di bulan Januari 2022.

Tentunya pelaksanaan PTMT sudah melalui verifikasi dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan (Puskesmas Sukasari) dan Perkumpulan Strada. Pelaksanaan pembelajaran saat PTMT menggunakan metode Blended Learning artinya cara pembelajaran baru di mana menggabungkan strategi tatap muka di ruang kelas dan pembelajaran jarak jauh atau daring (online).

Selama pelaksanaan PTMT, diwajibkan semua warga sekolah untuk mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan PTMT juga terus dimonitoring oleh Dinas Kesehatan yaitu Puskesmas Sukasari dengan melaksanakan tes swab secara random (acak) kepada guru, siswa dan tenaga kependidikan. Kegiatan tes swab telah dilaksanakan sebanyak 2 kali. Tes swab ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan para siswa dan guru/karyawan selama pelaksanaan PTMT, dan dari semua hasil tes swab tersebut dinyatakan bahwa warga SMP Strada Santa Maria 1 dalam keadaan sehat dan tidak terpapar virus Covid-19.

Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka secara Terbatas dilaksanakan dengan melihat kondisi daerah. Ketika kondisi daerah berada di zona PPKM level 1-2 atau berada dalam zona hijau/kuning, maka sekolah yang terletak di daerah tersebut dapat melaksanakan PTM dengan kapasitas 50-100% per jenjang. Tentunya banyak faktor juga yang menentukan suatu sekolah dapat melaksanakan PTM di sekolah, tidak hanya berdasarkan zona daerah saja. Kelengkapan vaksinasi yang sudah diterima oleh para tenaga pendidik dan kependidikan di SMP Strada Santa Maria 1 pun menentukan sekolah dapat melaksanakan PTM 50-100%.

Terkait Keputusan dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang menyatakan bahwa SMP Strada Santa Maria 1 dapat melaksanakan PTM 100% di bulan Januari 2022. Sebelum PTM 100% dilaksanakan, pastinya SMP Strada Santa Maria 1 melakukan berbagai macam persiapan. Sekolah mengadakan forum komunikasi (forkom) dengan para orang tua murid. Dalam forkom tersebut, pihak sekolah menjelaskan mengenai keputusan dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang terkait pelaksanaan PTM 100% dan segala persiapan yang sudah dilakukan baik dari segi sarana prasarana, maupun kurikulum. Sekolah juga menggandeng beberapa orang tua murid yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan dalam kegiatan forkom ini agar dapat menjelaskan tentang penyebaran virus Covid-19 dan pencegahannya. Hal ini bertujuan agar para orang tua dapat mempersiapkan putra-putrinya sebelum mengikuti PTM 100%.

Pelaksanaan PTM 100% di SMP Strada Santa Maria 1 mulai dilaksanakan secara bertahap dari tiap jenjang kelas, mulai dari 50% kehadiran siswa per jenjangnya. PTM 50% ini dilaksanakan selama 1 minggu, di mana setiap jenjang diberi kesempatan untuk mengikuti PTM selama 2x seminggu. Selama kegiatan PTM 50% ini, SMP Strada Santa Maria 1 tetap selalu memperhatikan protokol kesehatan yang ada agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar, mulai dari penyediaan fasilitas-fasilitas kesehatan sampai pengaturan alur proses kedatangan dan kepulangan siswa.

Salah satu bentuk monitoring Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan PTM adalah pelaksanaan tes PCR secara random (acak) kepada guru, siswa dan tenaga kependidikan. Dari hasil tes PCR tersebut, SMP Strada Santa Maria 1 kembali dinyatakan dalam keadaan sehat. Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga mengadakan supervisi untuk meninjau kelayakan pelaksanaan PTM di SMP Strada Santa Maria 1. Akhirnya, dari semua persiapan yang sudah dilakukan, SMP Strada Santa Maria 1 dinyatakan dapat melaksanakan PTM 100%.

Akan tetapi, karena kondisi penularan covid kembali meningkat di Kota Tangerang, maka mulai tanggal 26 Januari 2022, pembelajaran kembali dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ) agar tidak memperluas penyebaran covid. Mari kita sama-sama berharap semoga pandemi ini cepat berlalu agar proses pembelajaran dapat kembali dilaksanakan secara tatap muka. Maka dari itu, mari kita terus selalu menerapkan protokol kesehatan di manapun kita berada.

Salam sehat
Salam AMDG

 

Sebarkan artikel ini